Kamis, 22 Januari 2009

ARYA WRATSANGKA

ARYA WRATSANGKA atau Arya Sangka adalah putra ketiga Prabu Matswapati/Durgandana, raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati, putri angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini.
Arya Wratsangka mempunyai tiga orang saudara kandung masing -masing bernama ; Arya Seta, Arya Utara dan Dewi Utari.
Arya Wratsangka adalah kesatria yang gagah berani, cerdik pandai, tangkas dan mahir mempergunakan senjata panah.
Arya Wratsangka seorang satria yang selalu memegang teguh rasa keperwiraannnya.
Arya Wratsangka menikah dengan Dewi Sindusari, putri Prabu Tasikraja, raja negara Tasikretna, Arya Wratsangka mempunyai tempat kediaman di kesatrian Cemaratunggal.
Arya Wratsangka menikah dengan Dewi Sindusari, putri Prabu Tasikraja, raja negara Tasikretna.
Arya Wratsangka menikah berbarengan dengan kakaknya, Arya Utara yang menikah dengan Dewi Tirtawati, kakak Dewi Sindusari setelah mereka berhasil membunuh Arya Girikusuma dan ayahnya Prabu Prawata dari negara Bulukapitu.
Ketika pecah perang Bharatayuda antara keluarga Pandawa dan Kurawa, Arya Wratsangka terjun ke medan perang sebagai senapati Pandawa, mendampingi Senapati Agung, Resi Seta.
Dalam pertempuran itu ia gugur oleh Resi Durna yang mempergunakan senjata pusakanya Kiai Cundamanik.